Kisah Sepatu di 2013
Kisah Sepatu di 2013
Dia seseorang yang bijaksana di mataku.Hangat dan terasa aman
bila berada didekatnya.
Dia adalah lelaki tinggi yang menjadikan dirinya dinding saat
ada yang mengganggu kesayangannya.
Dia sebenarnya lembut, namun terkadang keras tetapi dia tidaklah
kasar.
Hampir setiap hari aku melihatnya, memperhatikan gerak-geriknya
saat sedang bekerja keras.
Dia lelaki yang menjagaku dari air sungai, menjadikanku layaknya
sebuah ayunan dengan memegangi tanganku saat ingin menyebrang.
Dia lelaki pencemas yang setiap hari mengawasi keberadaanku.
Walaupun dengan cara teruniknya, tahukah? Dia lelaki nomor satu yang bila teman
lelakiku datang kerumah, senyuman dan gertakan sengit keluar lewat bahasa
tubuhnya.
Karena apa? Dia tak mau kesayangannya tersakiti.
Dia multitalent, ketika jemarinya mengajari jari-jari mungil
bermain piano. Hari itu benar-benar terasa manis
Ketika lantunan ayat suci Al-Qur’an keluar dari mulutnya,sentak
dia menyuruhku untuk mengaji bersama
Ketika kertas gambar kosong, dia yang memberikan bumbu-bumbu
warna pada kertas kosong itu. Sehingga menjadikanku mencintai mewarnai kala
itu.
Ketika aku besar, ada resep makanan terenak yang tertuang pada
seporsi makanan dirumah. Dia.. yaa!! Membuat aku jatuh hati dengan masakannya
Apalagi kalau sudah duel dengan belahan jiwanya
Berat badanku bisa bertambah sepertinya.
Ketika dia
menjemputku dari pondok, dia membawaku ke sebuah toko. Dia hanya ingin membeli
sepatu untuknya saja, waktu itu aku memandangi sebuah sepatu yang begitu sangat
ingin aku beli dan pakai.
Sentak, dia melihatku dan berkata “pilih saja
yang kau mau,ambil dan bayar nak”
Dengan senang
hati sebuah sepatu telah menjadi milikku, tapi keluar dari toko itu. Dia tidak
membawa sepatu yang ingin dia beli, dia malah tersenyum mendapati aku senyum
karena mendapatkan sepatu baru. Dia bilang “ itu sepatu ayah juga”
Diperjalanan pulang aku mikir, pengorbanan itu tidak lah dari
sesuatu yang mahal, susah dicari,dan lain sebagainya. Tapi, memberi dengan cara
terunik dan membuat seseorang bahagia itu sudah menjadi pengorbanan.
Dia kupanggil ayah
Ayah yang memberikan makna sepatu di 2013
Mengajariku untuk bisa paham pada kehidupan, sederhana dan
mengesankan.Kelak bila kau tumbuh dengan rasa sabar dan penuh keiklasan, kau
akan lebih paham lagi bahwa bersyukurlah yang mengantarmu pada hidup yang lebih
baik
Mekar rindu pada ayah,
Buat sahabat pembaca,katakan
pada ayah kalian di menit ini juga bahwasanya “ayah adalah ayah terhebat dan aku bangga memilikimu di hidupku” –Pekanbaru/091017
Komentar
Posting Komentar