Manusia-Manusia Hebat

 


Tahun ini banyak memberikan kesan yang luar biasa bagi saya. Kenapa tidak? Bertemu dengan orang-orang baru adalah sebuah kesempatan yang jangan coba-coba untuk melewatkannya. Bertukar pemikiran setiap kali ngobrol serta berbagi cerita hidup dari mereka selalu membawa saya dalam dimensi yang berbeda.

Saya kira dengan diliburkannya mahasiswa karena pandemi akan membuat saya tidak menjadi apa-apa di kampung halaman sendiri, tepatnya tak produktif dan hanya menjalani rebahan tiap harinya. Bahkan dunia saya hanya terjebak dalam gravitasi kamar dan rumah, tidak keluar untuk melihat peluang-peluang apa yang bisa dikerjakan manusia ambivert seperti saya ini.

Namun, karena KKN dan Magang ditempatkan di kampung halaman masing-masing darisanalah semuanya berawal. Pertemuan-pertemuan dengan orang-orang membuat saya terperangkap untuk terus membedah apa isi dari kepala mereka, saya ingin belajar dari perjalanan hidup mereka. Bagaimana nama mereka bisa besar dan dikenal oleh banyak orang, titik terendah dalam hari-hari mereka, kekuatan yang menjadi penyemangat hidup saat segala macam emosi datang untuk meruntuhkan.

Lagi-lagi saya bertanya kepada diri sendiri apa rencana Tuhan mempertemukan saya dengan mereka? Sampai hari ini kalimat itu belum saya temui jawabnya. Yang saya tahu skenario hidup yang diberikan Tuhan tak ada yang tak baik, malahan terbaik untuk hambanya, hanya DIA yang tahu apa yang akan terjadi ke depannya dalam hidup saya ini. Namun yang membuat saya tak bisa berkata-kata adalah beberapa dari mimpi-mimpi kecil saya yang pernah saya buat ketika SMA pelan-pelan terwujud, sederhana tapi begitu berharga bagi saya.

Tuhan mengirimkan manusia-manusia hebat itu untuk menciptakan berbagai warna dalam hari-hari saya, dulunya saya hanya kenal dengan warna hitam dan putih. Namun Tuhan menambahkan warna lain untuk lebih memperindah setiap moment yang saya alami. Tapi bukan berarti hitam dan putih tak berarti, hanya saja berkerumunan dengan warna lain tantangannya lebih besar dan hasilnya akan membuat takjub kalau diusahakan dengan baik.

Maka dari itu mulai malam ini saya bertekad untuk menunjukkan hal terhebat dari diri sendiri, ketidakpercayaan diri membuat saya terpuruk kalau semakin diteruskan. Rasa kurang dan kurang yang menjelma menjadi hal negatif terang-terangan akan menguasai badan dan berbisik ke telinga kalau ia menang.

Komentar

Postingan Populer