Kasak-Kusuk Kepemimpinan

Mereka bergelut dengan keadaan
Bersandar penuh ambisi
Bersandar penuh ambisi
Dikatakan kalah malah mengemohkan
Dikatakan menang tahta tak di tangan
//
Para pujangga semu
Bermain di dalam labirinnya sendiri
Para kaum intelektual
Menunggu perut lapar terisi
Kapan ini usai?
//
Wajah pewakil diangkat
Bandit-bandit kubu dicampakkan
Keadilan pemimpin kembali bernyawa!
Siapa yang benar?
//
Sekeliling hanya mengorek keegoisan
Menyuarakkan pemimpin sejati
Nyatanya masih ingin makan kuasa sendiri
Ingatlah! Kami mahasiswa tak ingin di duakan.
Di post di Gagasanonline.com bagian Headline,Puisi
29 Maret 2018


Komentar
Posting Komentar