Pekerjaan Tanpa Upah
![]() |
| Gambar Pribadi |
Semua
orang di dunia ini memiliki pekerjaan yang mereka dambakan, manusia saling berusaha
mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan passion dan bisa mencukupi kebutuhan
sehari-hari.
Kadang
ada juga orang yang mendapatkan pekerjaan tidak sesuai dengan jurusan kuliah
dan keahlian dari diri mereka namun bisa mencukupi apa yang mereka perlukan
selama menjalani hidup.
Selagi pekerjaan tersebut halal dan
menghasilkan sesuatu yang tidak merugikan orang lain itu layak disebut sebagai
pekerjaan. Yang namanya pekerjaan pasti ada upah atau gaji yang wajib diberikan
kepada para pekerja, jika tidak ada upah pasti para pekerja akan melakukan
demonstrasi dan menuntut haknya.
Jika pekerjaan harus didasari dengan pemberian
upah kepada pekerja, apakah ada di dunia ini pekerjaan yang dilakukan
manusia tanpa adanya upah? Tentu ada,
yaitu menjadi seorang ibu.
Selain
pekerjaan tanpa upah, menjadi seorang ibu adalah pekerjaan seumur hidup yang
diterima oleh perempuan. Ibu adalah malaikat tanpa sayap yang ada di bumi,
sepanjang hidupnya mereka membesarkan seorang anak yang lahir dari rahimnya. Ibu tak pernah meminta upah, dalam kehidupan yang nyata ini ia hanya menginginkan kehadiran dan waktu dari anak-anaknya.
Saat masih mengandungnya, seorang ibu bersusah payah menjaga titipan dari Tuhan selama sembilan bulan di dalam perutnya. Tidak kenal letih untuk membawanya ke mana pun mereka pergi. Saat detik-detik persalinan ibu hanya bisa mengerahkan seluruh tenaganya untuk mengeluarkan anaknya sembari ia berdoa dalam hatinya, meminta kepada Tuhan “Selamatkan anakku, ya Allah.”
Mungkin
kita lupa atau sering tidak sadar sudah menyakiti hatinya namun ia masih
memunculkan senyum dibibirnya. Masih saja menemani anak-anaknya ke sana ke mari
tanpa pernah berkeluh kesah.
Masih mendengarkan cerita-cerita tak terduga dari mulut anaknya, meski cerita yang ia terima sekadar bentuk kesedihan dari hidup anaknya, namun yang namanya ibu tak pernah berhenti memberikan semangat untuk buah hatinya agar tetap bertahan pada dunia yang kejam ini.
Ini
hanyalah kumpulan kalimat-kalimat yang kalau dibaca sebentar mungkin terkesan
klise. Tapi jika hari ini kamu sudah sukses, sudah bisa menghidupi kehidupanmu
sendiri, punya rumah, mobil, motor, uang dari hasil keringat sendiri. Menjadi putra dan putri kebanggaan ibumu dan tumbuh dengan sangat baik.
Percayalah, apa yang sudah kamu dapatkan itu tidak pernah terlepas dari doa ibumu yang mampu menembus langit.
Kata-kata ini hanyalah pengingat bahwa doa ibu adalah keajaiban yang diberikan Tuhan, selagi raganya masih ada di dunia ini, habiskanlah waktumu untuknya. Senangi perasaannya, bahagiakan hidupnya, karena ketika ibu sudah tersenyum dunia akan baik-baik saja.
Tanpanya hidupmu takkan pernah bernyawa, karena setiap iringan napas dalam perjalanan karirmu ada pelukan dan petuah yang hadir tanpa kamu minta, doanya untukmu tak pernah hilang.
Bila ibu sudah berpulang, saat itu usianya telah mengalahkanmu. Pintanya hanya doa dari anaknya. Tak ada selain itu, ibu hanya menitip doa terbaik dari anaknya yang sering ke makam, duduk di sebelah nisan, rumah peristirahatannya yang terakhir.



Komentar
Posting Komentar