Dibalik Nama Suci Sispala
Nama yang diberikan kepada seseorang
adalah nama-nama yang baik, baik diberikan kepada anak yang baru lahir, pemberian gelar, dan lain sebagainya.
Termasuk pemberian nama suci. Nah! Sahabat pembaca semuanya pasti bertanya-tanya
apa itu nama suci,apakah maksudnya nama yang disucikan,atau nama yang
bersih,atau memang namanya Suci.? Untuk jauh lebih dalam mengenal makna
sebenarnya nama suci. Mari simak pembahasan berikut ini.
Nama suci merupakan nama lapangan
yang diberikan kepada individual seseorang yang sudah dititipkan amanah dan
tanggung jawab dalam mengurus suatu kepengurusan dalam organisasi Sispala. Nama
suci ini akan diberikan pada saat pelantikan kepengurusan baru. Biasanya yang
mencari nama suci ini adalah senior,dengan cara melihat karakter, skil,spritual
junior. Kurang lebih satu tahun masa jabatan, setelah itu dilakukan pelantikan
dan bentuk kepengurusan mulai dari
Kepsuk,Wakepsuk,Sekretaris,Bendahara dan bagian Divisi yang dibutuhkan,lepas
itu baru digelari nama suci.
Nama-nama suci ini diambil boleh
dari nama tanaman,tumbuhan,buah,benda, binatang kecil yang jelas sama dengan
karakter seseorang. Contoh bunga mawar menjadi nama suci pada individual
seseorang yang berkarakter lunak,indah,namun sekali marah sudah seperti duri
bunga mawar. Atau gagak menjadi nama suci pada individual seseorang yang
berkarakter keras, tidak murah senyum,misterius namun penyayang pada temannya.
Dalam pemberian nama suci ini akan diselingi dengan nomor register seperti
001,002,003 serta nama daerah tempat anggota dilantik seperti TR yang berarti
Tanjung Rajo.
Tujuan diberikan nama suci ini untuk
menandakan bahwa masing-masing anggota sudah dilantik dan berhak mengurus
organisasi Sispala. Kadang kala penggunaan nama suci ini sangatlah seru, karena
pada saat sudah menjadi pengurus semua rekan kerja akan memanggil nama rekan
kerjanya yang lain. tapi bukan dengan nama asli tapi, dengan menyebut nama
sucinya sehingga, saking keasyikan dan terlalu sering menyebut nama suci rekan
kerja maka, nama asli sudah tidak dipergunakan lagi. Tapi tidak usah kawatir
penggunaan nama suci ini hanya berlaku dalam sekretariat Sispala,jadi jangan takut
nama asli bakalan hilang karena diluar sana orang-orang yang mengenal kita akan
memanggil dengan nama asli.
So! Apapun nama yang diberikan
kepada kita, anggap saja itu adalah sebuah penghargaan yang diberikan
seseorang. Jangan takut nama itu tidak baik,bersikap positif thinking saja atau
mungkin kita bisa bertanya kepada sipemberi nama apa makna panggilan yang dia
berikan kepada kita. Yang jelas niat dari semua itu baik.
Tulisan ini di muat pada koran Harian Umum Singgalang. Jumat,12 Agustus 2016



Komentar
Posting Komentar