Pasangan Ideal = Teman Hidup
![]() |
| Gambar Pribadi |
Manusia
pada umumnya sering mendapatkan pertanyaan tentang seperti apa kriteria
pasangan idealnya di masa depan. Ada
yang memikirkannya biasa saja namun tak sedikit pula yang beranggapan penting
untuk menentukan tipe ideal dari seseorang yang akan mengarungi kehidupan
bersama seumur hidup.
Banyak
hal yang menjadi patokan seorang laki-laki dan perempuan dalam mencari kriteria
pasangan ideal mereka. Karena bagi keduanya tak mungkin jika tidak menjadi
pemilih ketika mencari pasangan untuk dinikahi. Banyak pertimbangan yang muncul
dipikiran bahwa kriteria pasangan ideal tidak jauh-jauh dari kata baik. Baik
dari akhlaknya, kepribadiannya, pengetahuannya, dan fisiknya.
Keinginan
setiap orang adalah menikah sekali seumur hidup dan tentunya tidak sembarangan
dalam mengeluarkan keputusan untuk menentukan siapa yang akan dipilih untuk
menjadi pasangannya kelak. Makanya ada orang yang sangat lama menjomblo karena
menurutnya belum menemukan seseorang yang sesuai dengan apa yang dicarinya, atau
masih banyak prioritas-prioritas dalam hidupnya yang masih ingin dicapai
sebelum menikah.
Namun
untuk menentukan kriteria pasangan jangan terlalu lama pula dalam mencarinya.
Karena harus diingat manusia itu tidak ada yang sempurna lahir ke dunia, pasti
dari pengalaman dan perjalanan hidupnya dalam menemukan seseorang banyak
kekurangan dan kelebihan. Eyang Habibie pernah berkata “tak perlu seseorang
yang sempurna, cukup temukan seseorang yang membuatmu bahagia dan membuatmu
berarti lebih dari siapapun,.” Bila bahagia itu sudah ditemukan, seseorang
akan menjadi raja dan ratu saat bertemu dengan orang yang tepat dan diwaktu
yang tidak pernah disangka-sangka.
Menurut
saya point utama ketika menentukan
kriteria pasangan ideal adalah mencari
teman hidup. Teman hidup adalah dia yang mampu melihat wujud dari diri
pasangannya saat ia tidak di dalam versi terbaik dari dirinya sendiri, seperti
tidak memakai make up, wajah bantal setelah bangun tidur, wajah bengkak habis
menangis dan lainnya.
Teman
hidup itu ketika ada masalah di dalam keluarganya dan tidak meninggalkan
pasangannya sendirian meski itu hanya persoalan kecil, memahami dan
mendengarkan saat ia sedang cerewet bercerita sambil menangis itu sudah cukup,
karena menenangkan perempuan yang sedang menangis cukup dengan mendengarkan
saja, tak perlu berkomentar apapun tentang situasi yang sedang ia alami.
Teman
hidup adalah yang bisa diajak diskusi apapun, teman yang bisa diajak travelling
kemanapun, dan teman yang bisa diajak ketawa dan sedih saat kondisi apapun.
Ketika nantinya pasangan yang dipilih sudah menjadi suami atau istri saat
itulah dia menjadi teman hidup untuk bersama sampai hari tua.
Herjunot
Ali dalam youtube channel WAW Entertaiment pernah bercerita tentang Kristen Bell
yang bertanya kepada kakeknya mengenai rahasia apa yang dipakai sehingga bisa
hidup dengan neneknya sampai akhir hayat. Kemudian kakek tersebut menjawab kamu
harus bisa menemani perkembangan hidup pasanganmu sampai dia 15 kali mengganti karakter
dirinya sendiri.
Dari
cerita tersebut kita bisa tahu kalau manusia itu adalah sesuatu yang tidak
pernah habis untuk dipelajari. Ketika dia sudah memasuki dunia pernikahan dan
hidup satu rumah dengan manusia pilihannya pasti banyak hal yang berubah dari
diri masing-masing. Meski sudah mengenalnya hampir sepuluh tahun sekalipun
namun itu tidaklah cukup sampai di situ, masing-masing pasangan masih harus
terus mempelajari perubahan-perubahan yang terjadi dari diri pasangannya
sendiri.
Maka
dari itu, kriteria pasangan ideal yang sudah ditetapkan diawal takkan sama lagi
ketika sudah hidup berumah tangga. Sedikit banyaknya pasti ada hal-hal baru
dari diri pasangan yang diketahui. Meski begitu, tiap pasangan harus bisa lebih
menjadi dewasa dari diri sebelumnya. Karena jika tidak begitu, sulit sekali
rasanya nanti untuk menerima kesalahan kecil yang dibuat oleh pasangan sendiri.
Ketika
nantinya menghadapi masalah yang cukup rumit tentunya harus bisa memadamkan ego
masing-masing untuk tidak larut dalam emosi, saling menguatkan dan tidak
menyerah untuk hal-hal sederhana karena Tulus dalam lagunya Teman Hidup yang
liriknya mengatakan “bila di depan nanti banyak cobaan untuk kisah cinta
kita. Jangan cepat menyerah, kau punya aku, kupunya kamu. Selamanya akan
begitu.” Karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi di depan sana saat
sudah memulai kehidupan berumah tangga, berat dan ringan, susah dan mudah harus
dilewati sama-sama.



Komentar
Posting Komentar