Selamat Ulang Tahun

 



“Teruntuk sahabat yang sudah saya anggap seperti saudara perempuan saya”

Saya tahu ini bentuk hadiah kecil berupa doa-doa di malam indah yang kau nantikan. Saya tahu juga kita tidak terlalu banyak berbicara menggunakan kalimat yang menyentuh, apalagi saya menuliskan ini dengan bahasa yang formal, pasti akan lucu dan membuat tertawa. Meskipun begitu, lewat tulisan sederhana ini saya ingin memberitahu dunia betapa berharganya saya memiliki dan menjadikanmu sahabat. Saya ingin orang-orang membacanya karena ini hariyang spesial.

Kau tahu apa yang dimiliki bintang ketika cahayanya redup? Yaitu bulan, karena jika dilihat dari bumi mereka selalu berdekatan. Begitulah persahabatan kita, sejak awal saya selalu bertanya-tanya kenapa bisa kita menjadi seorang sahabat yang begitu dekat? Karena kau tahu saya bukanlah tipikal manusia yang bisa mudah dan cepat beradaptasi dengan  manusia lain. Butuh waktu berhari-hari untuk membuat suasana menjadi cair, tapi kau datang ke dalam hidup saya yang kata orang berkarakter cuek, jutek, kaku dan keras kepala ini. Seakan kau menghancurkan benteng yang sudah dibuat oleh orang-orang selama ini.

Sebenarnya dari lama saya ingin menyampaikan ini, mungkin ini waktu yang tepat. Apakah kau tahu? Saat saya merasa putus asa tentang dunia yang sedang saya jalani, kau datang mengajak saya untuk pulang dan menginap di rumah kau, itu untuk pertama kalinya saya merasakan kehangatan sebuah keluarga yang sudah lama tidak saya rasakan. Bagaimana bisa kau dengan ibumu sebegitu asiknya ngobrol tentang ini dan itu, saya yang melihatnya mencerna hubungan diantara kalian tidak ada sekat antara ibu dan anak, kalian seperti seorang teman yang saling mendengarkan cerita satu sama lain. Ibumu adalah perempuan hebat, saya senang berada didekatnya, jagalah beliau terus. Sampaikan salam saya kepadanya.  

Saya benar-benar mengucapkan terimakasih atas penyembuhan yang kau dan ibumu berikan kepada saya selama di rumah dan terimakasih juga sudah menjadi sahabat yang baik dan masih bersedia bertahan berteman dengan saya yang kebanyakan orang-orang tidak betah. Makanya saya banyak kehilangan teman, mungkin ini semua sudah jalannya Tuhan mempertemukan kita. Eh jamnya sudah lewat, uwahhh saya ingin cepat mengucapkannya, saat saya menuliskan ini waktu sudah menunjukkan pukul 00.03 surpriseeeeeee! Dorrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr

Selamat ulang tahun! Selamat menjalani hari-hari tua yang menyebalkan, usia kau lebih tua dibandingkan saya, hahaha. Tapi pribadinya seperti anak-anak, makanya saya merasa lebih tua jika berada di dekat kau. Saya berharap kau tidak menyerah dalam hidup, saya pun begitu berusaha juga untuk bertahan dalam hidup yang kadang menyenangkan, kadang juga menyeramkan. Semoga banyak hal-hal keren yang kau lakukan dalam menginjak usia ini, dipenuhi rasa syukur untuk setiap hal kecil dan besar yang diberikan Tuhan. Semoga ada laki-laki baik untuk orang baik seperti kau, saya menunggu itu terjadi. laki-laki mana yang takkan beruntung mendapatkan kau suatu hari nanti, *untuk laki-laki baik itu buruan datangi perempuan satu ini, dia terbaik.

Saya tidak ingin membuat ini terlalu panjang, jadi saya usaikan sampai di sini. Semoga ketika membaca ini kau tidak menangis atau mengeluarkan air mata, saya berharapnya kau menertawai kalimat-kalimat saya yang kaku ini, wkwkwk. Sembari mengaaminkan tiap kata-katanya, karena kau tahu apa yang saya tulis adalah doa yang didengar oleh Tuhan. Sampai jumpa kembali dan selamat malam sahabat, selamat hari sabat sedunia!

 

Komentar

Postingan Populer